Jeng.. jeng hari yang kutunggu
datang setelah penantian 3 bulan dari bulan Januari 2012 kemarin. Yap, hari
ini, Jum’at 13 April 2012 tepatnya siang tadi pukul 13.00, aku bersama
sahabatku yang se-proyek skripsi, yang
kemana-kemana selalu berdua, yang sama-sama memanggil dengan sebutan yang sama
“Mbak Sist” datang ke kampus dengan
tujuan dan niat yang baik, yaitu mengambil revisian yang udah dikumpul dan
mungkin udah agak ‘njamur’ dari bulan januari lalu di dosen pembimbing 2 “pak
AP”.
Sebelumnya, jam 8 pagi kami berdua
sempat ke BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) yang ada di Maguwo.
Sembari menunggu pukul 13.00 tiba, abis dari BPTP langsung balik ke kost karena
cuaca lagi ‘hot-hot’nya dan membuat sangat tidak betah berlama-lama diluar
rumah -____- huufftthh.. Disini, di kamar kostku kami sempat “galau” dan
menebak-nebak deg-deg an kira-kira siapa sih diantara kita yang bakal dapet
revisian hari ini. Aku sih sempet bilang dengan bahasa kebanggaan, bahasa Jawa,
“Mosok to sing dibalekne cuma wong siji tok?
Kan wis suwi..”
“Lha
mbuh ya mbak sist, bapake emang suwi je”, jawab sahabatku itu
Kemudian dia diam sejenak dan manyahut,
“Kira-kira
sopo yo sing wis dikoreksi? Aku gak trimo nek misale sing dibalekne bukan punya
kita. Aku semalem ngimpi sidang
skripsi je...”
Aku langsung menjawab, “iyo lah ga trimo sing ngumpul pertama aku
kok”.
Well , jam weker udah menunjukkan
pukul 12.20 , buru-buru shalat dan cuss ke kampus. Wow setelah nympe kampus, si
Bapak masih ISHOMA jadi nunggulah kita .
Tik..
Tok.. Tik.. Tok.. (ceritanya lagi sepi ini, ga ada orang sama sekali di lab
lantai 3)
Tarrrraaa.. tepat pukul 13.15 yang ditunggu akhirnya
datang juga, Pak AP.. Masuklah kami
kedalam ruangan yang ‘antah berantah’, yang penuh dengan alat dan bahan elektronika
dimana-mana. Sementara Pak AP langsung ‘mengobrak-abrik’ isi tasnya dan
mengeluarkan 3 lembar kertas yang udah di jepret di ujung pojok kiri atas tanpa
cover, dan saya udah berfirasat kalo itu bukan ‘karya’ saya. Benar saja, itu
bukan milikku yang kunanti selama ini, melainkan punya sahabatju
“Punyamu
hari senin, Luh”, kata Pak AP
“Beneran
lho pak?? Senin bapak ada waktu jam berapa?” kata saya dengan sedikit
dissapointed gitu
“Iya,
saya kosong jam 11...”, jawab Pak AP
Grrrrrrrrrr rasanya sedih, kesel,
pengen marah = NYESEK jadi satu. Betapa tidak, orang yang ngumpulin pertama
aku, yang janjian sama bapaknya hari Jum’at siang ini buat minta revisian ya
aku, tapi malah yang dikoreksi dan dibalikin punya temen... Ya Allaah, pengen
nangis saat itu juga tapi ga enak sama sahabatku yang revisiannya dikembaliin.
Ya udahlah, terpaksa tetep senyum di depan dia tapi hati ini sebenarnya mewek
parah.. hikkks hhiiiiikkk :’(
Tapi yaudahlah ya, toh itu juga
bukan salah temen saya, itu keputusan Pak AP sendiri. Mencoba berbesar hati dan
legowo itu ga gampang, but i’ll try. Hmmmm... jadi kayak gini ya rasanya kalo
dosen pembimbing itu sibuk, perjuangan berat kakak-kakak tingkat yang selama
ini hanya kulihat seperti orang yang ‘kurang kerjaan’ harus kulewati juga... Hmmm
semoga perjuanganku berakhir bahagia dan memuaskan ya,, aamiin J
Well, malam ini rasanya pengen makan
banyak buat ngilangin stress, tapiiiiii.... ahh *lupakan* ,inget badan woyy.
Hahahahaa
Pelajaran
hari ini :
Tidak
ada suatu rezeki yang Allaah berikan kepada seorang hamba yang lebih luas
baginya daripada sabar. (HR. Al Hakim)
Aamiin
Insya Allaah :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar